
Sumenep, 4 Maret 2025 – Yayasan Abdi Husada Yarsi Sumenep (YABHYSA) Sumenep dan Dinas Kesehatan P2KB Sumenep melakukan audiensi dan penyatuan strategi penanggulangan Tuberkulosis (TB) di Kabupaten Sumenep Tahun 2025. Pertemuan tersebut bertujuan untuk memperkuat sinergisitas program penanggulangan TB di Sumenep.
Menurut Zetiawan Trisno, (link unavailable), M.Kes, Ketua YABHYSA Sumenep, “YABHYSA Sumenep akan terus mendukung upaya penanggulangan TB di Kabupaten Sumenep melalui program pemberdayaan kader dan stakeholder.” Ia juga menambahkan bahwa YABHYSA Sumenep telah menetapkan strategi khusus dalam tahun ini untuk meningkatkan penemuan kasus TB dan pendampingan pasien TB.
Drg. Ellya Fardasah, Kepala Dinas Kesehatan P2KB Sumenep, mengatakan bahwa Dinas Kesehatan P2KB Sumenep sangat mengapresiasi YABHYSA Sumenep atas kontribusinya dalam upaya penanggulangan TB di Sumenep. “Kita berharap YABHYSA Sumenep terus menjadi mitra strategis dalam upaya penanggulangan TB di Sumenep,” ujarnya.
Pertemuan tersebut juga dihadiri oleh H. Achmad Samsuri, Kepala Bidang P2PM Dinas Kesehatan Sumenep, dan Herman Pratikto, Wakil Supervisor. Mereka berdiskusi tentang strategi penanggulangan TB yang efektif dan berbasis ilmiah.
“YABHYSA Sumenep selaku mitra dan SSR Program Peduli TB berbasis Komunitas tetap akan terus membersamai Dinas Kesehatan P2KB Sumenep dalam upaya penanggulangan TBC dengan dukungan dana donor khususnya dalam penemuan kasus dan pendampingan pasien TBC, kata Zetiawan Trisno”
ia juga menambahkan bahwa YABHYSA Sumenep telah menetapkan strategi khusus dalam tahun ini agar seluruh kader di wilayah intervensi dapat bekerja optimal dan mendapatkan dukungan yang kuat dari desa, melalui inovasi DELIMA TB (Desa Peduli dan Mandiri Tuberkulosis) tambahnya.
Drg Ellya Fardasah selaku Kepala Dinas Kesehatan P2KB Sumenep mengatakan Dinas Kesehatan P2KB Sumenep sangat mengapresiasi YABHYSA Sumenep dengan segala daya dan upaya yang telah dikontribusikan. dinilai keberadaannya sangat positif dan memberikan daya ungkit nyata serta support penting bagi DInkes Sumenep khususnya bagi masyarakat sumenep dan pasien TBC.

ia mengatakan semoga YABHYSA Sumenep terus menjadi support Dinas Kesehatan dan terus melakukan upaya penanggulangan TBC dengan kolaborasi dan kemitraan stakeholder. Ia mengatakan bahwa salah satu cara untuk menanggulangi TBC dengan cara menemukan sebanyak mungkin, sedini mungkin dan harus mencapai keberhasilan pengobatatan yang optimal. tanpa dukungan bersama khususunya YABHYSA Sumenep sebagai mitra tentu itu akan sulit dicapai di tahun 2030.
H. Achmad Samsuri, selaku kepala bidang P2PM Dinas Kesehatan Sumenep menambahkan ada 3 tantangan yang menurutnya harus disikapi dengan strategis yakni penguatan dukungan Pengelola Program TB Puskesmas, Perilaku Pencegahan penularan TBC di rumah dan Peran desa sebagai mitra yang strategis dalam upaya penanggulangan TBC. Ia juga mengatakan peran kader sangat kuat dibawah, sehingga perlu didorong dan didukung penuh agar cita cita bersama tercapai.
Herman Pratikto, selaku Wakil supervisor turut mengatakan bahwa harapan besar di tahun 2025 inovasi DELIMA TB dapat tercapai optimal sebagai bagian dari tujuna pemberdayaan masyarakat. Kader diharapkan berkolaborasi dengan perangkat desa ketika melakukan kegiatan kunjungan maupun pendampingan sehingga hal ini dapat menunjukkan bukti adanya peran desa dibawah. selebihnya ia berharap desa dapat turut menganggarkan program TBC sesuai dengna amanah dari Permen DTT tahun 2024 tentang perioritas penggunaan dana desa.
strategi akan disusun melalui pertemuan rapat koordinasi bersama dinkes, puskesmas, kader dan YABHYSA tidak lupa peran akademisi sangat penting guna memberikan catatan dan rekomendasi yang aplikatif dalam penyusunan penanggulangan yang strategis dan berbasis ilmiah
Dalam pertemuan tersebut, disepakati bahwa pelatihan kader TB akan dilaksanakan pada tanggal 5 dan 6 Maret 2025 di BAPPEDA Sumenep. Kegiatan tersebut bertujuan untuk meningkatkan kemampuan kader TB dalam melakukan penemuan kasus TB dan pendampingan pasien TB.
Dengan sinergisitas program penanggulangan TB antara YABHYSA Sumenep dan Dinas Kesehatan P2KB Sumenep, diharapkan upaya penanggulangan TB di Kabupaten Sumenep dapat lebih efektif dan berdampak positif bagi masyarakat.
