KBRN, Sumenep: Yayasan Bhanu Yasa Sejahtera (Yabhysa) peduli TBC Kabupaten Sumenep gencarkan program kerja untuk memutus mata rantai penularan Tuberkulosis (TBC) di Kabupaten Sumenep.
Karena saat ini, Kabupaten Sumenep menempati peringkat ketiga di Jawa Timur sebagai Kabupaten/Kota dengan jumlah kasus TBC tertinggi mengalahkan kabupaten/kota besar seperti Gresik, Sidoarjo dan Jember.
Ketua Yabhysa Peduli TBC Sumenep Zetiawan Trisno mengatakan, program kerja yang dilakukan saat ini ialah penemuan kasus, artinya jika ada pasien yang positive, maka kader akan langsung mendatangi rumahnya untuk mengindentifikasi seluruh keluarga serta melakukan skrining.
“Setelah mereka diskrining, kader akan memberikan edukasi tentang TBC kepada pasien, keluarga baik yang satu rumah maupun dilingkungan sekitar pasien,” terangnya, Rabu (18/9/2024).
Tidak hanya itu, menurut Zetiawan, yang menjadi fokus utama yakni program tentang pemberian Terapi Pencegahan Tubercolosis (TPT). Karena TPT ini merupakan salah satu strategi global Indonesia untuk mewujudkan 30 juta orang mendapatkan TPT hingga tahun 2030.
“TPT adalah serangkaian pengobatan dengan satu atau lebih obat anti-tuberkulosis untuk mencegah perkembangan penyakit TBC,” ungkapnya.
Sumber: https://www.rri.co.id/daerah/982174/yabhysa-peduli-tbc-sumenep-gencarkan-pemberian-tpt
