KBRN, Sumenep : Dalam upaya meningkatkan kesadaran dan penanggulangan Tuberkulosis (TB), Pemerintah Desa Pandian Kecamatan Kota Sumenep dan Kecamatan Batang Batang, menggelar acara Pembentukan Desa Peduli Mandiri Tuberkulosis atau disingkat DELIMA TB. 

Kegiatan ini berlangsung di Balai Desa Pandian dan Batang Batang, Selasa (31/12/2024).

Acara dimulai dengan penyuluhan TB oleh Zetiawan Trisno S. KM., M.Kes, Dosen Farmasi AKS dan Ketua YABHYSA Sumenep. Sedangkan Penyuluhan TPT dan Kusta disampaikan oleh Rusmiyati dan Jailani dari Puskesmas Pandian, serta Aziz dari Puskesmas Batang-batang. Pembentukan komitmen dan implementasi DELIMA TB difasilitatori oleh  Herman Pratikto, S.Kep.Ners, M.Kep dari Dinkes P2TB Sumenep selaku Wasor TB Sumenep.

Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman tentang TB sebesar 80% di kalangan peserta. Desa juga berkomitmen untuk menganggarkan program penanggulangan TB yang bersumber dari Dana Desa, sejalan dengan Permendesa No. 2 Tahun 2024 tentang prioritas penggunaan dana desa.

Kepala Desa Pandian Kecamatan Kota Sumenep Moh. Budiyanto mengatakan, kegiatan ini sangat penting untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang TB dan penanggulangannya.

“Desa tentu akan siap mengawal dan mendukung program penanggulangan TB yang bersumber dari Dana Desa, sejalan dengan Permendesa  No. 2 Tahun 2024 tentang prioritas penggunaan Dana Desa,” katanya.

Hal senada juga disampaikan Pj. Kades Batang-batang Moh. Sutikno. Menurutnya Program DELIMA TB ini penting.

“Intinya kegiatan diharapkan biss menunjang peningkatan kesehatan masyarakat Sumenep pada tahun mendatang,” tuturnya.

Program DELIMA TB yang diinisiasi oleh Dinas Kesehatan P2KB Sumenep, Prodi Farmasi Akademi Kesehatan Sumenep, Puskesmas, dan Yayasan Bhanu Yasa Sejahtera (YABHYSA) Sumenep Peduli TBC ini, dihadiri oleh perangkat desa, Babinsa, Babinkamtibmas, Pendamping Desa, Kader Desa, PKK, tokoh masyarakat, dan tokoh agama.

Sumber: https://www.rri.co.id/sumenep/daerah/1230179/peluncuran-program-desa-peduli-mandiri-tuberkulosis