
Sumenep, Jawa Timur – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Sumenep dan Yayasan Abdi Husada Yarsi (YABHYSA) Sumenep menggelar kegiatan pelatihan penyegaran kader TBC (Tuberkulosis) di Aula Potre Koneng, Kantor Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (BAPPEDA) Kabupaten Sumenep.
Acara ini dibuka langsung oleh Kepala Dinas Kesehatan P2KB Sumenep, kegiatan pelatihan yang berlangsung selama dua hari ini (5-6 maret 2025) diikuti oleh puluhan kader TBC dari berbagai kecamatan di Kabupaten Sumenep. Para peserta diberikan materi diantaranya informasi dasar TBC, teknik komunikasi efektif dalam mendukung pasien TBC, dan hingga pencatatan pelaporan.
“Kegiatan ini sangat penting untuk meningkatkan kemampuan dan pengetahuan kader TBC dalam mendukung upaya penanggulangan TBC di Kabupaten Sumenep,” tutur Drg. Ellya Fardasah, selaku Kepala Dinas Kesehatan P2KB Sumenep.

“Dengan demikian, kader TBC dapat lebih efektif dalam mendukung pasien TBC dan membantu mengurangi angka kejadian TBC di Kabupaten Sumenep.” tambahnya.
Ketua YABHYSA Sumenep, Zetiawan Trisno, M.Kes., menambahkan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya kolaborasi antara Dinkes Sumenep dan YABHYSA Sumenep dalam mendukung upaya penanggulangan TBC di Kabupaten Sumenep.
“Dengan kegiatan ini, kami berharap kader TBC dapat lebih efektif dalam mendukung pasien TBC dan membantu mengurangi angka kejadian TBC di Kabupaten Sumenep,” ungkap Zetiawan Trisno.
Kegiatan pelatihan penyegaran kader TBC ini juga diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat tentang bahaya TBC dan pentingnya pencegahan serta pengobatan dini. Dengan demikian, diharapkan angka kejadian TBC di Kabupaten Sumenep dapat menurun dan kualitas hidup masyarakat dapat meningkat.
Selain itu, kegiatan ini juga diharapkan dapat memperkuat kerja sama antara Dinkes Sumenep, YABHYSA Sumenep, dan pihak lain yang terkait dalam upaya penanggulangan TBC di Kabupaten Sumenep.
“Kami berharap kegiatan ini dapat menjadi salah satu contoh bagi organisasi lain yang ingin mendukung upaya penanggulangan TBC di Kabupaten Sumenep,” tutup Sekretaris YABHYSA Sumenep.
Dengan demikian, diharapkan upaya penanggulangan TBC di Kabupaten Sumenep dapat lebih sukses dan efektif, serta dapat membantu meningkatkan kualitas hidup masyarakat setempat.


